Penerimaan Mahasiswa PKL/KKN Terpadu STIKES Amanah Makassar Tahun 2026 di Desa Tonasa Berlangsung Khidmat dan Kolaboratif
April 7, 2026
Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu yang diselenggarakan oleh STIKES Amanah Makassar dilaksanakan pada hari Senin, 06 April 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Tonasa, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat serta penguatan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman lapangan secara langsung.
Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia, Samila, S.Kep., Ns., M.Kep., yang dalam penyampaiannya menekankan tujuan pelaksanaan PKL/KKN Terpadu sebagai sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan keperawatan di tengah masyarakat. Selain itu, disampaikan pula harapan agar mahasiswa mampu beradaptasi, berkolaborasi, serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Desa Tonasa.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua STIKES Amanah Makassar, Dr. Ir. Hj. Hikmawati Mas’ud, M.Kes., yang menegaskan pentingnya kegiatan PKL/KKN Terpadu sebagai wahana pembentukan karakter, profesionalisme, serta kepedulian sosial mahasiswa. Dalam sambutannya, beliau juga mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat agar proses pembelajaran mahasiswa dapat berlangsung secara optimal dan memberikan manfaat timbal balik.
Sambutan sekaligus penerimaan mahasiswa PKL/KKN Terpadu Tahun 2026 secara resmi dilakukan oleh Kepala Desa Tonasa, Bapak Anwar Jama. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Tonasa sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan, serta menyatakan kesiapan pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung seluruh rangkaian aktivitas mahasiswa selama masa pengabdian.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh staf pemerintah desa, Wakil Ketua BPD, Perwakilan Puskesmas Tamaona, Kepala Dusun, tokoh masyarakat, dosen pembimbing serta mahasiswa peserta PKL/KKN Terpadu. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pengabdian serta pembangunan berbasis partisipasi.